Skip to content

Killer Tapi Murah

July 27, 2010

Hari ini saya mendengar sebuah pendapat bijak dari seorang dosen…

Tadi sore saya menghadiri presentasi 2 orang mahasiswa yang telah
menyelesaikan kerja praktek di kantor kami. Di sesi tersebut, ada 2
pihak penilai yaitu saya (dan bos) sebagai wakil perusahaan tempat
mereka bekerja, serta dosen pembimbing (sekaligus penguji) mereka di
kampus.

Presentasi berjalan lancar, namun di sesi tanya jawab mereka
terlihat cukup kesulitan menjawab pertanyaan2 ujian dari sang dosen.

Di akhir presentasi dan tanya jawab, tinggallah kami bertiga di
dalam ruangan untuk mengisi form-form penilaian. Lalu si Bapak Dosen
meminta konfirmasi apakah kami sependapat dengan beliau bahwa mereka
layak mendapat nilai A.

Tanpa banyak cakap, kami setuju, karena memang kami menilai mereka
sangat baik selama kerja praktek, terlepas dari apakah mereka gagap
atau lancar ketika diuji oleh pertanyaan2.

Dalam hati saya sempat heran, mengapa beliau yang mengajukan
pertanyaan2 sulit, namun tak terjawab dengan sempurna, mau memberi
nilai A (sempurna)… dan tanpa keharusan perbaikan laporan pula.

Tanpa diminta beliau menjelaskan demikian….

“Kita lebih baik murah nilai, daripada memberikan pertanyaan
yang mudah dijawab. Sebab kalau kasih pertanyaan yg mudah, kita akan
kesulitan utk menjatuhkan (bila di aspek lainnya sebenarnya ybs tidak
bagus). Nah kalau ngasih pertanyaan sulit, gpp (meskipun tdk terjawab
sempurna), karena setelah itu kan kita masih tetap bisa kasih nilai
bagus (kalau di aspek lainnya mereka memang baik).”

“Satu hal lagi, kita jangan menilai berdasarkan apa yang mereka
tidak ketahui. Lebih baik menilai dari apa yang mereka sudah tahu.”

Hmmm… jarang2 saya dapat kesempatan “mendengar” sudut pandang
seorang dosen penguji. Beruntunglah mereka di sekolah itu yang punya
dosen seperti beliau.

Beruntung juga saya yang tanpa disangka-sangka mendapatkan wawasan baru tentang menguji dan menilai.

Makasih ya Pak Dosen! :)

(Sumber gambar: http://butterflypages.wordpress.com/2009/07/25/the-grades-are-in/)

From → saksimata

Comments are closed.

%d bloggers like this: