Skip to content

(Don’t) treat people as you would like to be treated

December 31, 2008

Dari buku First, Break All The Rules:

“Everyone is exceptional” has a second meaning: Everyone should be treated as an exception. Each employee has his own filter, his own way of interpreting the world around him, and therefore each employee will demand different things of you, his manager.

Remember the Golden Rule? “Treat people as you would like to be treated.” The best manager break the Golden Rule every day. They would say don’t treat people as you would like to be treated.

This thinking is well intended but overly simplistic, reminiscent perhaps of the four-year-old who proudly presents his mother with a red truck for her birthday because that is the present he wants. So the best managers reject the Golden Rule. Instead, they say, treat each person as he would like to be treated, bearing in mind who he is.

….

*Chapter Manage by Exception, page 151-152*

Sesuai judulnya, banyak topik di buku ini yang memang bertentangan dengan pakem “tradisional”. Tapi menurutku masuk akal banget, khususnya topik ini.

Sudah umum kita memperlakukan orang lain dengan tolak ukur dari sudut pandang kita: logika kita, selera kita, prinsip kita. Jika kita merasa nyaman diperlakukan dengan cara tertentu, otomatis kita pikir orang lain juga bakal suka diperlakukan dengan cara tersebut. Kita lupa bahwa setiap orang itu unik.

Great managers, menurut survey dalam buku ini, mendobrak pola pikir tersebut. Mereka menyadari bahwa -karena tiap orang itu unik dan punya preferensi pribadi yang unik pula- tidak ada SATU “ajian pamungkas” yang bisa dipakai untuk SELURUH karyawan. Great managers MENCARI secara aktif dan terus-menerus hal apa yang menjadi trigger untuk SETIAP karyawannya, kemudian memotivasi ybs dengan memencet trigger yang tepat tersebut.

Bukan hal yang mudah sama sekali untuk dipraktekkan euy.😦 Diperlukan rasa peduli yang tinggi, ketulusan, ketekunan, dan konsistensi untuk mengenal dan mengingat setiap orang. Dan mungkin bertumpuk-tumpuk notes, atau “cheat sheets” istilahnya di buku ini.πŸ˜€

Aku sudah pasti bukan great manager. Tapi belajar dari para pakar kan gak dilarang toh?πŸ˜‰

Btw, kalau mau silakan mampir ke tulisan lain yang berkaitan: Getting to Know You .

From → matabaca, opini

5 Comments
  1. wahh.. ituh bukunya basa indonesia apa basa garut teh?? klo ada yg basa indonesia boleh dunks pinjem…πŸ™‚

    btw blh minta id ymna kah teh?πŸ˜‰

    @enib: “bahasa inggris, Nak.πŸ˜€ id ym udah kukirim by email tuh.”

  2. aduhh..c geulis bacaannya buku berat…untung udah direview..jadi teh okky gak harus cari penerjemah…..xixixixi…

    keren lah ….

    @teh okky: “ah ga berat kok Teh, paling se-ons doang, hihihi…”

  3. http://www.bloggaul.com/sheed/readblog/96513/reportase-kopdar-blogger-garut-vs-blogger-gaul

    Tuh ,,, Laporan Kopdar Garut!! BTW ajarain daku moto-moto duong!!

    @sheed: “makasih reportasenya, aku msh males, hehe. ajarin? hayu aja, asalkan percaya sm aku yg amatir ini. jgn nyalahin aja klo ngaco.πŸ˜› “

  4. Martha thanks dah mampir ke blog aku

    @mbak ajeng: “sama-sama mbak, makasih jg dah mampir sini.πŸ™‚ “

  5. Hai martha…
    Tengkyu dah brkunjung ke blogku ya…
    Jd malu neeh bukuku ttg kumpulan true story perempuan, cerita dan cinta terbitan elex martha. Lho.. Lho kok aku malah promosi hehe…

    @deesan: “hehehe, judulnya kok gak dikasih tau nih…”

Comments are closed.

%d bloggers like this: