Skip to content

Apakah di Internet Anda Anonim?

December 5, 2008

Jaman dahulu kala, waktu pertama kali berkenalan dengan internet, aku berpikir di internet kita bisa jadi siapa aja. Dulu pun tingkat kepercayaan kita *kita? elo aja kaleee gue engga. hehe, msh musim gak becanda ginian ya?* masih rendah untuk memberikan jati diri kita yang sebenarnya.

Sekarang jaman sudah berubah. Di internet, atau lebih tepatnya di blog, kita malah berlomba-lomba menarsiskan diri. *hayo ngaku aja deh, gak dosa kok*

Lonjakan tingkat kepercayaan itu membuat kita – eh, sebagian besar dari kita deh – tanpa sadar tidak lagi terlalu berhati-hati menulis/submit hal-hal pribadi. Jadi sekarang aku sepenuhnya sadar bahwa kalau gak ingin terlacak, sebaiknya gak usah berhubungan intim dengan internet sama sekali.๐Ÿ™‚

Btw dengan mem-publish blog-ku ini, aku sudah rela terlacak oleh siapapun.

Pertanyaannya, apa iya sekarang udah gak bisa lagi anonim di internet? Gimana kalau kita sangat berhati-hati. Masa gak bisa sih?

Well, silakan direnungkan dan dijawab sendiri.

Yang jelas, aku baru saja berhasil menemukan jati diri asli dari salah-seorang-temanku-yang-berkeras-tidak-ingin-menyebutkan-nama-aslinya, dengan bantuan internet.

Peace!๐Ÿ˜€

From → bragging, fun, IT

6 Comments
  1. *kita? elo aja kaleee gue engga. hehe, msh musim gak becanda ginian ya?

    masih musim attu teh..
    itu buktinya teteh masih ingat heuehueeu

  2. sayah mah teu najis da (keukeuh mode:on). kalo sekedar nama aku pikir gak jadi soal teh diespose, tapi sayah mah paling karunya mun ka jelema nu ges narsis ngekspose sesuatu yang bersifat private, eg: cellphone number, alamat dll. masih mending kalo di tempat yang notabene kita sedikit kenal, ini mah di blog orang atow portal2 nunda no hp, alah sok karunya pisan sayah mah….. watir dugi ka kituna…….. beuuuuu gustiiiii๐Ÿ˜€

  3. Achie permalink

    hyahaha…cyberholic.aq banget itu mah.yeah,minim dana tapi bs berhubungan dengan orang2 diseluruh dunia

  4. kela teh aRai bade ngarenung heula nyak๐Ÿ™‚

    engke di lanjut deui komen na mun tos ngarenung … hehe

  5. N coment ah

  6. @frank: kok gak komen ttg penemuanku sih?๐Ÿ˜›

    @hendra: narsis itu bisa dipelajari, lama2 ntar km juga bisa lho sampe taraf itu narsisnya.๐Ÿ˜›

    @achie: iya, untung ditemukan internet ya. kita jd bisa kenalan deh.๐Ÿ˜‰

    @arai: halah si eta mah. sok mangga, engke ulah hilap lapor hasil renunganna nya!๐Ÿ˜‰

    @DK: naha meni irit kitu Kang?

Comments are closed.

%d bloggers like this: