Skip to content

Resizing Linux Partition Using GPARTED

July 27, 2008

Waktu saya beli harddisk baru 160GB beberapa waktu yl, tujuan utamanya adalah untuk menampung file-file foto saya yang sudah gak muat lagi di hdd 80GB yang lama. Tapi gak lama setelah itu, saya kepincut si Hardy sehingga saya install-lah dia di hdd 160GB tsb. Tadinya cuma mau nyoba-nyoba, trus karena option yang paling mudah adalah “use entire harddisk”, tanpa pikir panjang saya pilih itu.

Ternyata sekarang setelah kedua OS jalan dengan mulus di komputer saya, saya merasa sayang untuk uninstall si Hardy hanya demi kembali ke tujuan semula yaitu menyediakan tempat untuk foto-foto saya.

Jadi gimana solusinya? Ada 2 macam:

a. Cari cara supaya partisi ext3 (Linux) bisa dikenali oleh WinXP. Googling.. googling.. googling, ketemu tools Ext2IFS dan Ext2Fsd.

– atau –

b. Rezize partisi ext3 (Linux) supaya saya bisa membuat partisi baru (NTFS) untuk dipake sebagai folder foto di WinXP saya. Googling.. googling.. googling, ketemulah tools GParted. Tools ini mirip sekali dengan Partition Magic yang sudah saya kenal.

Setelah mempertimbangkan dengan seksama *halah!*, saya memutuskan untuk resize saja. Toh dengan Ubuntu, sangat gampang untuk melakukannya. So, inilah yang saya lakukan:

1. Supaya partisi ext3-nya bisa di-resize, partisi tsb gak boleh sedang aktif. Artinya jangan boot dari hdd spt biasa. Sebetulnya di websitenya GParted kita bisa download LiveCD-nya. Tapi saya malas ah, ribet.🙂 Jadi saya boot dengan LiveCD Ubuntu saja.

2. Pastikan network atau wireless network-nya jalan supaya bisa konek internet. *atau arahkan repository ke CD, krn katanya gparted udah included di Ubuntu*

3. Install GParted dengan apt.

sudo apt-get install gparted

4. Jalankan GParted.

sudo gparted

5. Resize deh. Gampang kok ini, tinggal geser-geser di gambar kotak bagian atas (visualisasi dari partisi ybs). Lalu create partisi NTFS di space yang tersedia.

gparted 4 small

6. Klik Apply!

Selesai? Secara teori sih selesai. Tapi pada prakteknya, butuh waktu 5 jam lebih untuk melakukan proses resize ini! Huahahaha. Ini di luar perhitungan nih. Tapi ya sudah gpp, saya tinggal tidur aja. Besok paginya waktu saya tengok, yippieee.. sukses.🙂

Restart komputer… Cek booting Hardy.. no problemo. Cek booting WinXP.. gak masalah juga dan partisi NTFS yg baru sudah dikenali. Akhirnya… foto-foto saya bisa pindah rumah.😀

From → hardy, IT, linux

Comments are closed.

%d bloggers like this: