Skip to content

Webmin: Kalau Bisa Lebih Mudah Kenapa Harus Dipersulit?

July 17, 2008

Untuk membuat hidup lebih mudah, install-lah Webmin. Dengan bantuan aplikasi web administration ini, langkah panjang selanjutnya (aku harus install, setting, dan maintain web server neh) akan lebih ringan.

*Memang jadinya kurang keren sih, secara gak diketik lagi, hihihii.. But life’s about choice, you know😉 *

Here’s what I did to install Webmin:

1. Prerequisites! Perl 5 interpreter dan libnet-ssleay-perl

sudo apt-get install perl libnet-ssleay-perl

2. Download versi terakhir paket instalasi tar.gz dari Source Forge. Per hari ini versi terakhir adalah 1.420.

sudo wget http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.420.tar.gz

3. Install dong!

cd /usr/local/src

sudo tar -xzvf webmin-1.420.tar.gz

cd webmin-1.420

sudo sh setup.sh

4. Waktu instalasi, bakal ditanyakan bbrp hal:

Config file directory [/etc/webmin]:
*gak diganti, biarin aja pake default*

Log file directory [/var/webmin]:
*gak diganti, biarin aja pake default*

Full path to perl (default /usr/bin/perl):
*gak diganti, biarin aja pake default*

Web server port (default 10000):
*sebaiknya ganti dg port yg gak biasa*

Login name (default admin):
*isi deh*

Login password:
*isi deh*

Password again:
*ulangi*

Use SSL (y/n):
*pilih yes*

Start Webmin at boot time (y/n):
*pilih yes*

5. Selesai. Buka web browser, akses Webmin dengan ketik: https://namakomputer:10000/ (klo port-nya gak default, ganti 10000 dengan angka port yang tadi diset waktu install).

From → feisty, IT, linux, reminder

One Comment

Trackbacks & Pingbacks

  1. Linux? Harus Hapal « Another Sound of Music

Comments are closed.

%d bloggers like this: