Skip to content

Pay It Forward

August 1, 2007

“I guess it’s hard for people who are so used to things the way they are – even if they’re bad – to change. ‘Cause they kind of give up. And when they do, everybody kind of loses.”

-Trevor McKenney-

Ini film terbaik sepanjang masa *menurutku*. Aku udah nonton berkali-kali, tapi setiap kali nonton masih aja tersentuh.

Tema film ini adalah tentang tugas sekolah yang dibuat oleh seorang murid, Trevor McKenney. Gurunya menyuruh murid-murid memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk mengubah dunia, atau setidaknya sedikit memberi pengaruh terhadap dunia.

payitforwardTrevor mempunyai ide seperti ini: dia memikirkan 3 orang yang akan dia bantu (bantuan ini harus sesuatu yang BETUL-BETUL berarti bagi orang tsb). Kalau bantuan itu berhasil, dia akan minta kepada orang yang dia bantu itu untuk meneruskan bantuan kepada 3 orang lain lagi, dengan pesan supaya mereka pun meminta hal yang sama kepada orang yang mereka bantu. Jadi bukan balas jasa (pay back) kepada si pemberi bantuan, melainkan pay forward (balaslah kepada orang lain).

Bisa terbayang kan rantai yang akan terbentuk? 3 pangkat 3 (= 9) pangkat 3 (= 27) pangkat 3 (= 19,683) pangkat 3 (= 7,625,597,484,987) pangkat 3 … teruuuussss… dan terussss bertambah.

Ada 2 hal yang menakjubkan buatku. Pertama, aku membayangkan kalau project ini berhasil. Betapa BANYAKNYA jumlah kebaikan yang akan terjadi di dunia ini, dan betapa MELUASNYA!

Yang kedua, yang lebih menyentuh adalah kepercayaan si kecil Trevor terhadap sisi baik manusia. Project ini hanya akan berhasil jika si penerima bantuan MAU membantu orang lain lagi. Padahal gak ada ikatan, kewajiban, atau benefit apapun bagi si penerima bantuan kalau dia meneruskan bantuan kepada orang lain. Gak ada sangsi, gak ada janji, gak ada imbalan, gak ada saksi.

Dan jangan lupa, bantuan itu harus yang BETUL-BETUL berarti bagi si penerima bantuan. Artinya apa? Artinya harus ada usaha dari pihak si A untuk memahami si calon penerima bantuan, apa masalah² yang sedang dia hadapi, yang mana yang akan paling berarti bagi dia, bagaimana caranya memastikan agar bantuan ini berhasil. Padahal seringkali orang ybs gak sadar bahwa dirinya dalam masalah. Bisa jadi orang ybs mulanya tersinggung ketika si A mengulurkan bantuan. Atau, seperti quote di atas, terlalu takut untuk berubah.

Jadi kebayang kan situasinya? Faktanya adalah GAK ADA kewajiban [dan keuntungan dari] tindakan menolong ini. Tapi toh tetap dilakukan. Pasti harus sungguh-sungguh peduli baru bisa. Harus konsisten baru bisa. Dan kepada sifat-sifat inilah Trevor menggantungkan kesuksesan project-nya. Yang menyentuh adalah, dia percaya! Percaya kepada sisi baik dari setiap manusia. Aawww..

Mengutip tagline-nya: “Like some other kids, 12-year-old Trevor McKinney believed in the goodness of human nature. Like many other kids, he was determined to change the world for the better. Unlike most other kids, he succeeded.”

Nonton film ini merupakan pengalaman batin yang sulit terlupakan deh pokoknya.🙂

Kalau mau intip some quotes, klik di sini.

Trevor McKenney: [to Mr. Simonet] “What did you ever do to change the world?”

From → hatirasa, matabaca, opini

One Comment
  1. sue permalink

    ‘ide’ luarbiasa. andai saja didunia ini lebih banyak orang seperti trevor….

    filem-nya buatan tahun berapa ya, agak susah nyari neh

Comments are closed.

%d bloggers like this: